Jadwal Keberangkatan Umroh 2013-2014

  • 0

Jadwal Keberangkatan Umroh 2013-2014

jadwal umroh saibah 2014
Segera Hubungi Kami untuk diskon Spesial 2014 Harga Mulai USD $2140

Biro Umroh dan Haji Saibah, Perjalanan Umroh dan Haji Indonesia. Kontak dan Konsultasi Jl. Hasanudin no. 243 B
Semarang 50171, Indonesia
Telp : (024) 70123830, 081225442388
Telp/Fax (024)3521821,
E mail : Saibah_muliamandiri@yahoo.com
saibahsmg@gmail.com

Insya Allah berangkat 4x dalam sebulan di tahun 2014.

Hubungi Kami untuk pemesanan tempat.Selain Kantor di Semarang, kami juga membuka cabang di Wonosobo dan Pati agar memudahkan calon Jamaah. Atau silahkan hubungi Ustadz Bambang Riyanto 081225250002 atau PIN BB 26BDDD7D.


  • 0

Agar Doa Di-ijabaah

berdoa

Ketika melaksanakan ibadah haji atau umrah pastilah jamaah akan memanjatkan doa kepada Allah SWT. Namun, doa-doa apa saja dan dimanakah jamaah  sebaiknya memanjatkan doa kepada-Nya agar kelak dikabulkan. Menurut Ustadz Ainul Yaqin, salah satu keistimewaan melaksanakan ibadah haji dan umrah adalah diijabah-nya doa-doa selama di Tanah Suci. Doa-doa yang insya Allah dikabulkan  oleh Allah SWT adalah doa untuk diri sendiri, untuk anak,  suami atau istri,  orang tua, sahabat dan untuk sesama Muslim.

“Bahkan, untuk orang yang membenci kita sekalipun,” ujar Ustadz Ainul Yaqin. Doa tersebut, di antaranya agar diampuni segala dosa,  dimudahkan segala urusan dan masalah hidup, dan dikabulkan segala hajat. Jangan lupa pula berdoa rumah tangga sakinah, mawadah warohmah bagai yang sudah berkeluarga. Doa lain yang juga penting, adalah agar dijadikan suami yang saleh, seperti Nabi Ibrahim As, yang memiliki akhlakul karimah dan berwibawa. Doa menjadi istri yang saleha, seperti Siti Hajar dan doa agar anak-anak saleh dan saleha, seperti Nabi Ismail As.

“Doa-doa ini penting, karena perjalanan haji atau umrah adalah napak tilas keluarga sakinah mawadah warohmah,” tambahnya. Doa berikutnya yang tak kalah penting adalah jika wafat dalam keadaan khusnul khotimah dan masuk surga, seperti Nabi Muhammad SAW. Ada pun tempat-tempat yang mustajab ketika memanjatkan doa adalah searah dengan Hajar Aswad, Multazam, dekat maqam Ibrahim, Hijr Ismail, Rukun Yamani, tempat air zam-zam berada, Bukit Sofa, antara pilar hijau ketika sa’i, dan di Bukit Marwah. “Ini ketika kita berada di Masjidil Haram, Makkah,” ungkapnya. Jika berada di Masjid Nabawi, Madinah, tempat yang mustajab untuk berdoa adalah di Raudhah, dekat rumah, maqam, dan mimbar Nabi Muhammad SAW.

Sementara di Arafah, doa akan diijabah di wilayah Musdalifah dan juga tempat di mana jamaah melakukan lontar jumrah. Mengenai waktu berdoa, Ustadz Ainul Yaqin mengatakan, yaitu pada saat sepertiga malam akhir sampai subuh, ketika antara adzan dan qomat, saat selesai membaca Alquran atau usai shalat wajib dan sunnah. “Insya Allah, doa kita akan dikabulkan,” papar Ustadz Ainul Yaqin.


  • 0

Daftar Tunggu Haji Sudah Mencapai 2 Juta Orang

sumber republika

Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Cecep Supriatna mengatakan daftar tunggu haji Indonesia mencapai 2 juta orang dengan daftar tunggu terlama di Provinsi Sulawesi Selatan mencapai 16 tahun. “Daftar tunggu kita sudah mencapai 2 juta orang dengan kuota per tahun sebanyak 211 ribu orang,” katanya di Bengkulu saat rapat koordinasi rencana pembentukan embarkasi haji antara Provinsi Bengkulu, Senin.

Ia mengatakan selain Sulawesi Selatan dengan masa tunggu 16 tahun, daerah lainnya mencapai masa tunggu terpendek sekitar 4 hingga 5 tahun. Kuota haji 211 ribu orang dibagi menjadi kuota haji khusus sebanyak 17 ribu orang dan 194 ribu kuota haji reguler yang dibagi ke 33 provinsi. ”Jadi kalau mendaftar hari ini di Sulawesi Selatan, baru bisa berangkat pada 2029,” katanya.

Menurutnya, daftar tunggu yang panjang tersebut membuat pemerintah Indonesia terus mengupayakan penambahan kuota. Namun, terbatasnya lahan di Tanah Suci terutama Arafah dan Mina membuat penambahan kuota sulit terealisasi. ”Karena yang diutamakan dalam ibadah ini adalah keamanan, kenyamanan dan keselamatan para jemaah haji,” katanya

umroh semarang


  • 0

Tips Tawaf, Jangan Lepas dari Mahram

Sumber Republika

“Bismillahi Allahu Akbar, Bismillahi Allahu Akbar, Bismillahi Allahu Akbar.” Katakata ini terus diucapkan jamaah umrah ketika memulai tawaf sambil melihat ke arah pintu Ka’bah dan mengangkat tangan serta melemparkan cium melalui tangan ke arah pintu ka’bah. Tawaf adalah suatu ritual mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali sebagai bagian pelaksanaan ibadah haji atau umrah. Memang terlihat sangat sederhana namun saat dilakukan bersama ribuan orang menjadi hal yang cukup menantang. Terlebih ketika musim haji tiba, keadaan akan semakin padat.

thawaf3-300x200

Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Cholil Nafis PhD menjelaskan pada saat tawaf salah satu syaratnya haruslah dalam keadaan suci atau dalam keadaan berwudhu. Namun, karena padatnya lokasi tawaf, jamaah pasti akan sering tersenggol dengan umat Muslim lainnya yang bukan mahramnya. Menurut madzhab Imam Syafii, hal tersebut akan membatalkan wudhu. Sebaiknya pindah ke madzhab Imam Maliki, sebab, menurutnya, tidak akan batal wudhu jika bersentuhan dengan bukan mahram selama tidak syahwat. “Selama di Tanah Suci kita ikuti mahzab yang jika bersentuhan tidak batal wudhu,” katanya. Ia menambahkan, dalam keadaan padat seperti itu akan sangat mungkin terlepas dari rombongan. Untuk itu, ia menyarankan agar jangan sampai lepas mitra. Harus selalu dekat dengan mahramnya, boleh suami, istri ataupun ibu. “Bergandengan tangan saja, atau dipeluk,” katanya.

Selain itu, wanita, baik istri ataupun ibu harus ditempatkan di depan. Jangan dibiarkan di belakang sang suami. Wanita itu lebih lemah fisiknya, karena itu harus dijaga oleh mahramnya. Sebelum memulai tawaf, lanjutnya, sebaiknya tentukan meeting pointsebagai bentuk antisipasi jika terlepas dari rombongan. Tandai akan ketemu di arah mana. Misalnya di pintu Alfatah atau tempat lain arah ke Safa Marwah sebelum melakukan sa’i. Mengenai doa, saat tawaf tidak ada doa-doa yang diwajibkan. Semua doa sunnah. Terlebih ketika keadaan padat akan sulit membaca doa dari buku karena akan tersenggol. “Karena itu, bacalah doa yang dihafal saja, boleh dzikir, shalawat, istighfar atau yang lainnya,” jelasnya.

Ia menambahkan jamaah juga sering lupa akan hitungan putaran. Untuk menghindari agar tidak lupa, jamaah sebaiknya menghitung dengan kepalan tangan atau dengan tasbih yang hanya terdiri dari tujuh buah. Menurutnya, posisi terbaik tawaf adalah selalu menghadap Ka’bah. Allah akan memberikan pahala yang besar dan Allah akan menurunkan 80 rahmat. “Pada saat tidak tawaf pun bagus sering-sering lihat Ka’bah,” katanya. Tak hanya itu, saat tawaf tidak boleh melewati Hijr Ismail, sebab tawaf itu sama saja dengan putaran awal tujuh langit. “Putarnya ke kiri, kalau putar ke kanan sulit,” katanya. Waktu paling padat saat hari biasa un tuk melakukan tawaf adalah saat shalat Ashar hingga menjelang salat Maghrib dan Isya. Penyebabnya, banyak orang ingin shalat berjamaah di area Ka’bah sehingga area tawaf menjadi semakin sempit dan jamaah wanita akan diminta pergi ke area shalat perempuan.


  • 0

Agar Haji menjadi Mabrur

Sumber : dakwatuna

Banyak orang menjadikan haji mabrur sebagai sebuah misteri. Sehingga kadang menjadi monopoli seseorang untuk mengatakan bahwa hajinya mabrur, dan haji orang lain tidak. Kalau kita mengetahui maknanya, haji mabrur adalah sesuatu yang jelas, dan bisa kita usahakan.

trans umroh 3

Rasulullah saw. berjanji bahwa orang yang hajinya mabrur akan diampuni semua dosanya, dan akan dimasukkan ke dalam surga. Oleh karena itu haji mabrur menjadi keinginan setiap orang.

Secara bahasa, haji seseorang akan dikatakan mabrur di antaranya jika orang tersebut melakukan amal-amalal-birr dalam pelaksanaan hajinya. Sedangkan amalan al-birr mempunyai beberapa makna, di antaranya:

Makna Pertama, Berbuat Baik kepada Orang Lain

Suatu kali Rasulullah saw. ditanya tentang maksud al-birr. Beliau menjawab, “Al-birr adalah akhlak yang baik.”[HR. Muslim]. Beliau juga berkata, “Al-Birr itu adalah hal yang sangat sederhana; menampakkan wajah yang cerah, dan menuturkan kata-kata yang lembut.” [HR. Al-Baihaqi].

Bersikap ramah dan berkata lembut sangatlah diperlukan dalam ibadah haji. Menurut para ulama, dua hal itu menunjukkan perintah untuk melakukan segala sikap yang baik; dengan lisan maupun perbuatan. Hal itu karena menunaikan ibadah haji memerlukan perjalanan jauh,

Dalam bahasa Arab, perjalanan disebut dengan kata “safara” yang bermakna menampakkan. Disebut demikian karena perjalanan memang bisa menampakkan perangai asli seseorang. Egoisme, tidak sabaran, pemarah, akan tampak dalam perjalanan. Menahan dan merubah perangai buruk adalah hal yang sangat berat. Sehingga tidak mengherankan jika diterima-tidaknya sebuah haji.

Di antara bentuk akhlak mulia bagi seorang musafir adalah membantu dalam hal bekal perjalanan, tidak banyak berbeda pendapat apalagi berdebat, dan banyak bercanda yang tidak membuat murka Allah swt. Tanpa hal-hal itu, suasana haji yang seharusnya bersifat ukhrawi akan berubah menjadi suasana yang penuh pertengkaran, rebutan, dan sebagainya. Karena jumlah mereka sangat banyak; masing-masing memiliki kebutuhan dan keinginan.

Ada seorang ulama yang membuat sebuah kesimpulan bahwa melayani sesama musafir lebih utama daripada ibadah yang dilakukan sesaat. Apalagi jika karena ibadah, seseorang jadi tergantung kepada bantuan orang lain.

Ada sebuah kisah, seorang ahli ibadah bernama Bahim Al-‘Ajaly pergi haji bersama seorang yang kaya. Di awal perjalanan mereka, Al-‘Ajaly menangis. Beliau berkata, “Perjalanan ini mengingatkanku kepada perjalanan menuju Allah swt.” Kemudian beliau menangis sejadi-jadinya. Kejadian ini membuat orang kaya itu khawatir akan repotnya bepergian bersama orang yang seperti ini.

Ketika pulang haji, ada seseorang yang menemui orang kaya tersebut. Dia bertanya, “Bagaimana perjalanan bersama Al-‘Ajaly?” Orang kaya tersebut menjawab, “Demi Allah, aku tidak yakin ada manusia seperti beliau. Beliau memenuhi kebutuhan-kebutuhanku, padahal beliau miskin sedangkan aku kaya. Kalau ada hal yang perlu dikerjakan, beliau juga yang mengerjakannya, padahal beliau sudah tua sedangkan aku masih muda. Beliau juga yang memasak makanan, padahal beliau sedang berpuasa sedangkan aku tidak.”

Lain lagi dengan kisah Abdullah bin Mubarak. Bila hendak menunaikan ibadah haji, beliau menawarkan kepada sahabat-sahabatnya, “Siapa yang ingin menunaikan ibadah haji?” Kalau ada yang mau, beliau mengambil uang-uang mereka. Beliau masukkan ke dalam sebuah peti, lalu beliau tutup dan kunci rapat-rapat. Selama dalam perjalanan dan melaksanakan ibadah haji, beliau memenuhi seluruh kebutuhan mereka; memberi mereka makanan yang enak-enak; dan memberi mereka hadiah-hadiah untuk dibawa ke kampung halaman. Setelah selesai dan pulang dari haji, beliau mengumpulkan mereka lagi dengan membawa peti. Lalu beliau kembalikan semua uang mereka yang tersimpan utuh dalam peti tersebut.

Makna Kedua, Melaksanakan Semua Ketaatan dan Meninggalkan Kemaksiatan

Selain melaksanakan semua ibadah wajib, seorang haji juga hendaknya banyak melaksanakan ibadah sunah. Seperti Rasulullah saw. yang selalu melaksanakan qiyamullail walaupun dalam perjalanan. Beliau melakukannya di atas untanya. Ada seorang ulama Yaman bernama Al-Mughirah bin Al-Hakim yang pergi haji dengan berjalan kaki. Setiap malam beliau menghabiskan sepertiga Al-Qur’an. Kadang beliau berhenti jalan untuk menghabiskannya dalam shalat. Pagi harinya baru beliau menyusul rombongan. Kadang baru dapat bertemu dengan mereka di sore hari.

Selain amalan al-birr, seorang haji yang ingin mabrur hajinya juga hendaknya meninggalkan semua yang dilarang Allah swt. Dalam Al-Qur’an disebutkan,“Barang siapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.” [Al-Baqarah: 197].

Disebutkan pentingnya berbekal taqwa. Beberapa ulama salaf berkata, “Bertakwalah. Sesungguhnya orang yang bertakwa tidak akan merasa sendirian.”Bertakwa berhubungan sangat erat dengan meninggalkan larangan Allah swt. Karena takwa artinya adalah takut siksaan-Nya, sehingga tidak melakukan sebuah dosa.

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah bekal perjalanan haji. Bekal haji harus dari harta yang halal. Bagaimana mungkin mendekatkan diri kepada Allah swt. dengan harta yang tidak suci? Bagaimana mungkin membersihkan diri dengan amalan yang kotor? Bekal yang tidak suci akan membebani kita dalam beramal. Kalaupun bisa beramal, amalan itu tidak akan diterima Allah swt., karena Allah swt. hanya menerima hal-hal yang suci.

Hal yang sama pentingnya adalah menjaga niat hajinya. Jangan sampai haji tersebut diniatkan untuk riya’ (supaya dilihat orang lain), sum’ah (supaya didengar orang lain), berbangga-banggaan, sombong, dan sebagainya. Hendaknya haji diniatkan ikhlash hanya untuk Allah swt., kemudian dilaksanakan dengan penuh khusyu’ dan tawadhu’. Kalau tidak demikian, haji hanya menjadi amalan yang sia-sia.

Pernah ada orang yang berkata kepada Ibnu Umar ra., “Sungguh banyak orang yang melaksanakan haji.” Beliau menjawab, “Sungguh sedikit orang yang melaksanakan ibadah haji.” Kemudian ketika datang seorang yang sangat lusuh, menunggang unta yang kurus, beliau berkata, “Mungkin inilah orang yang melaksanakan haji.”

Syuraikh mengatakan, “Orang yang melaksanakan haji itu sedikit walaupun rombongan haji itu banyak. Sungguh banyak orang yang melakukan kebaikan, tapi sungguh sedikit dari mereka yang mengharap ridha Allah swt. Banyak orang yang bepergian mengarungi padang pasir, tapi yang sampai kepada tujuan hanyalah sedikit.” Wallahu A’lam

trans umroh 4


  • 0

6 Pesan Penting untuk Jamaah Haji 2013 Ketika Masuk Makkah

umroh semarang
sumber detik.com
Calon jamaah haji segera menginjakkan kaki di Makkah. Sedikitnya ada 6 imbauan yang perlu diperhatikan para tamu Allah guna mengantisipasi dampak negatif dari renovasi dan perluasan Masjidil Haram. Apa itu?

Enam pesan tersebut disampaikan Kadaker Makkah, Arsyad Hidayat, seperti yang dikutip dari Media Center Haji (MCH), Rabu (18/9/2013).

15 Kloter didorong ke Makkah mulai Kamis 19 September 2013. Salah satu kloter yang bakal bergerak ke Makkah yakni 450 jamaah haji asal Embarkasi Surabaya (SUB) dan jamaah haji akan meninggalkan Madinah pukul 07.00 WAS dengan 10 bus Rawaheel.

Arsyad berpesan agar setiap jamaah haji mengatur jadwal keberangkatan ke Masjidil Haram baik dalam melaksanakan umrah atau thawaf sunah, mengingat terbatasnya area Masjidil Haram dan dikhawatirkan kondisi di dalam masjid yang berdesak-desakan.

Kedua apabila jamaah haji melaksanakan umrah, kata dia, untuk menghindari desak-desakan maka berhati-hati pada saat melintasi lorong yang menuju sai dan diupayakan apabila selesai sai untuk keluar dari masjid melalui pintu Marwah dan tidak kembali ke dalam masjid.

Arsyad meminta jamaah tidak membawa uang dan barang berharga berlebihan untuk menghindari kejahatan dan kehilangan.

Keempat, jamaah haji juga diminta tidak mudah diajak pergi oleh orang yang belum dikenal meskipun dia orang Indonesia. Apabila jamaah haji membutuhkan bantuan mintalah kepada petugas haji Indonesia yang memakai tanda pengenal resmi.
Untuk call center, jamaah dapat menghubungi nomor : 0535647985

Selanjutnya , jamaah haji diimbau menjaga stamina dan kesehatan serta fokus untuk kegiatan pokok ibadah haji, yaitu wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina.

Jamaah haji diminta tidak memaksakan diri melakukan ibadah-ibadah sunah yang menguras ketahanan fisik seperti melakukan thawaf sunah, umrah sunah berulang kali dan lain-lain.

Terakhir, mengingat musim haji tahun ini bertepatan dengan musim panas, jamaah haji dianjurkan memperbanyak minum air putih, mengkonsumsi makanan dan buah-buahan, istirahat yang cukup serta menghindari kontak langsung dengan matahari dan selalu menggunakan masker agar mencegah penyebaran virus korona.


  • 0

  • 0

Makkah 43°C, Jamaah Haji 2013 disarankan banyak konsumsi buah-buahan

Sumber : detiknews.com

Menjelang pemberangkatan jamaah haji, suhu udara yang panas hingga mencapai 43 derajat Celsius terjadi di Makkah. Konsumsi buah-buah segar menjadi salah satu tips bagi jamaah haji Indonesia agar tetap fit menunaikan ibadah di Tanah Suci.

umroh semarang

Kepala Daerah Kerja Makkah Arsyad Hidayat mengatakan kondisi cuaca di Makkah berkisar 41 hingga 43 derajat Celcius.

“Para jamaah haji Indonesia diimbau jika sudah tiba di Saudi untuk memperbanyak minum air putih, serta mengkonsumsi buah-buahan, menghindari kontak langsung dengan matahari, serta istirahat yang cukup,” kata Arsyad seperti yang dikutip dari Tim Media Center Haji (MCH), Minggu (8/9/2013).

Arsyad berpesan jamaah haji tetap mengenakan masker saat beribadah di Masjidil Haram mengingat proses renovasi masih berjalan.

331 Orang Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Daker Jeddah dan Madinah telah tiba di Tanah Suci pada 7 September. Mereka siap melayani tamu Allah yang mulai diberangkatkan 10 September 2013.


  • 0

Paket Umroh 2014 dari Saibah Biro Umroh dan Haji Semarang

Segera Hubungi Kami untuk diskon Spesial 2014

Biro Umroh dan Haji Saibah, Perjalanan Umroh dan Haji Indonesia. Kontak dan Konsultasi Jl. Hasanudin no. 243 B
Semarang 50171, Indonesia
Telp : (024) 70123830, 081225442388
Telp/Fax (024)3521821,
E mail : Saibah_muliamandiri@yahoo.com
saibahsmg@gmail.com

Insya Allah berangkat 4x dalam sebulan di tahun 2014.

Hubungi Kami untuk pemesanan tempat.Selain Kantor di Semarang, kami juga membuka cabang di Wonosobo dan Pati agar memudahkan calon Jamaah. Atau silahkan hubungi Ustadz Bambang Riyanto 081225250002 atau PIN BB 26BDDD7D.


  • 0